Rabu, 15 Oktober 2014

Farmasi atau Kedokteran

dua hal yang selalu dibandingkan, namun tak pernah mengurangi nilai satu sama lainnya. anggapan orang yang selalu meremehkan satu hal yang berasal dari satu hal yang sama namun tak sementereng lainnya. dari dulu hingga saat ini tak dapat dipungkiri bahwa farmasi tak pernah bisa menghindar dari bayang-bayang saudaranya yang lebih tua yaitu kedokteran. pandangan orang yang memandang sebelah mata farmasis mungkin beralasan mengingat sangat jarang melihat hasil kerja maupun secara langsung melihat kerja mereka. kebanyakan farmasis memang bekerja di balik layar yang amat berbeda dengan dokter yang selalu bertatap muka maupun hadir dalam setiap problema masalah kesehatan yang menghinggapi masing-masing orang. namun hal itu tak mengubah apapun mengenai fungsi dan tugas yang telah diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi crash antara dua pilar kesehatan ini. sebagai ujung tombak stabilitas kesehatan nasional semua pilar-pilar nya harus mampu bekerjasama saling membantu. sebagai farmasis mungkin tidak begitu terlihat kerja kami, namun tak berarti tidak ada hasil kerja dari farmasis. semua produksi obat-obatan dan penerjemah dari diagnosa dokter dalam bentuk fisik berupa obat adalah buktinya. dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan fasilitas penunjang kesehatan serta permintaan pelayanan kesehatan yang selalu meningkat menjadi farmasis merupakan profesi yang selanjutnya akan diperhitungkan dan tidak lagi dipandang sebelah mata serta terhalangi oleh bayang-bayang dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar